- Back to Home »
Posted by : Unknown
Kamis, 27 Desember 2012
Dari Wikipedia bahasa Indonesia,
ensiklopedia bebas
Instagram adalah sebuah
aplikasi berbagi foto yang memungkinkan
pengguna mengambil foto, menerapkan filter digital, dan
membagikannya ke berbagai layanan jejaring
sosial, termasuk milik Instagram sendiri.[1] Satu fitur
yang unik di Instagram adalah memotong foto menjadi bentuk persegi, sehingga
terlihat seperti hasil kamera Kodak Instamatic dan Polaroid. Hal ini berbeda
dengan rasio aspek 4:3 yang umum
digunakan oleh kamera pada peralatan bergerak.Instagram dapat digunakan di iPhone, iPad atau iPod Touch versi apapun dengan sistem operasi iOS 3.1.2 atau yang terbaru dan telepon kamera Android apapun dengan sistem operasi 2.2 (Froyo) atau yang terbaru. Aplikasi ini tersebar melalui Apple App Store dan Google Play
Sejarah
Burbn, Inc.
Berdiri pada tahun 2010 perusahaan
Burbn, Inc., merupakan sebuah teknologi startup yang hanya berfokus kepada
pengembangan aplikasi untuk telepon genggam. Pada awalnya Burbn,
Inc. sendiri memiliki fokus yang terlalu banyak di dalam HTML5 mobile, namun
kedua CEO, Kevin Systrom dan juga Mike Krieger, memutuskan untuk lebih fokus
pada satu hal saja. Setelah satu minggu mereka mencoba untuk membuat sebuah ide
yang bagus, pada akhirnya mereka membuat sebuah versi pertama dari Burbn, namun
di dalamnya masih ada beberapa hal yang belum sempurna. Versi Burbn yang sudah
final, adalah aplikasi yang sudah dapat digunakan di dalam iPhone, yang dimana isinya terlalu banyak dengan fitur-fitur.
Sulit bagi Kevin Systrom dan Mike Krieger untuk mengurangi fitur-fitur yang
ada, dan memulai lagi dari awal, namun akhirnya mereka hanya memfokuskan pada
bagian foto, komentar, dan juga kemampuan untuk menyukai sebuah foto. Itulah
yang akhirnya menjadi Instagram.
Nama Instagram
Nama
instagram berasal dari pengertian dari keseluruhan fungsi aplikasi ini. Kata
“insta” berasal dari kata “instan”, seperti kamera polaroid yang pada masanya
lebih dikenal dengan sebutan “foto instan”. Instagram juga dapat menampilkan
foto-foto secara instan, seperti polaroid di dalam tampilannya. Sedangkan untuk
kata “gram” berasal dari kata “telegram”, dimana cara kerja telegram sendiri adalah untuk
mengirimkan informasi kepada orang lain dengan cepat. Sama halnya dengan
Instagram yang dapat mengunggah foto dengan menggunakan jaringan internet, sehingga informasi
yang ingin disampaikan dapat diterima dengan cepat. Oleh karena itulah
Instagram berasal dari instan-telegram.Pada tanggal 9 April 2012, diumumkan
bahwa Instagram akan diambil alih oleh Facebook senilai hampir $1 miliar dalam
bentuk tunai dan saham.
Fitur-fitur Instagram
Pengikut
Sistem
sosial di dalam Instagram adalah dengan menjadi mengikuti akun pengguna
lainnya, atau memiliki pengikut Instagram. Dengan demikian komunikasi antara
sesama pengguna Instagram sendiri dapat terjalin dengan memberikan tanda suka
dan juga mengomentari foto-foto yang telah diunggah oleh pengguna lainnya.
Pengikut juga menjadi salah satu unsur yang penting, dimana jumlah tanda suka
dari para pengikut sangat mempengaruhi apakah foto tersebut dapat menjadi
sebuah foto yang populer atau tidak. Untuk menemukan teman-teman yang ada di
dalam Instagram. Juga dapat menggunakan teman-teman mereka yang juga
menggunakan Instagram melalui jejaring sosial seperti Twitter dan juga Facebook.
Mengunggah Foto
Kegunaan
utama dari Instagram adalah sebagai tempat untuk mengunggah dan berbagi
foto-foto kepada pengguna lainnya. Foto yang hendak ingin diunggah dapat
diperoleh melalui kamera iDevice ataupun foto-foto yang ada di album foto di
iDevice tersebut.
Kamera
Foto
yang telah diambil melalui aplikasi Instagram dapat
disimpan di dalam iDevice tersebut. Penggunaan kamera melalui Instagram juga dapat langsung menggunakan efek-efek
yang ada, untuk mengatur pewarnaan dari foto yang dikehendaki oleh sang
pengguna. Ada juga efek kamera tilt-shift yang fungsinya adalah untuk
memfokuskan sebuah foto pada satu titik tertentu. Setelah foto diambil melalui
kamera di dalam Instagram, foto tersebut pun juga dapat diputar arahnya sesuai
dengan keinginan para pengguna. Foto-foto yang akan diunggah melalui Instagram
tidak terbatas atas jumlah tertentu, melainkan Instagram memiliki keterbatasan
ukuran untuk foto. Ukuran yang digunakan di dalam Instagram adalah dengan rasio
3:2 atau hanya sebatas berbentuk kotak saja. Para pengguna hanya dapat
mengunggah foto dengan format itu saja, atau harus menyunting foto tersebut
dulu untuk menyesuaikan format yang ada. Setelah para pengguna memilih sebuah
foto untuk diunggah di dalam Instagram, maka pengguna akan dibawa ke halaman
selanjutnya untuk menyunting foto tersebut.
Efek Foto
Pada
versi awalnya, Instagram memiliki 15 efek-efek yang dapat digunakan oleh para
pengguna pada saat mereka hendak menyunting sebuah foto. Efek tersebut terdiri
dari: X-Pro II, Lomo-fi, Earlybird, Sutro, Toaster, Brannan, Inkwell, Walden,
Hefe, Apollo, Poprockeet, Nashville, Gotham, 1977, dan Lord Kelvin. Namun tepat
pada tanggal 20 September yang lalu Instagam telah menambahkan 4 buah efek
terbaru yaitu; Valencia, Amaro, Rise, Hudson dan telah menghapus 3 efek,
Apollo, Poprockeet, dan Gotham dari dalam fitur tersebut. Di dalam
pengaplikasian efek sekalipun para pengguna juga dapat menghilangkan
bingkai-bingkai foto yang sudah termasuk di dalam efek tersebut. Fitur lainnya
yang ada pada bagian penyuntingan adalah Tilt-Shift. Tilt-shift ini, sama
fungsinya dengan efek kamera melalui instagram, yaitu untuk memfokuskan satu
titik pada sebuah foto, dan sekelilingnya menjadi buram. Dalam penggunaannya
aplikasi Tilt-Shift memiliki 2 bentuk, yaitu persegi panjang dan juga bulat.
Kedua bentuk tersebut dapat diatur besar dan kecilnya, juga titik fokus yang
diinginkan. Tilt-shift juga mengatur rupa foto disekeliling titik fokus
tersebut, sehingga para pengguna dapat mengatur tingkat buram pada sekeliling
titik fokus di dalam foto tersebut
Judul foto
Setelah foto tersebut disunting, maka
foto akan dibawa ke halaman selanjutnya, dimana foto tersebut akan diunggah ke
dalam Instagram sendiri ataupun ke jejaringan sosial lainnya. Dimana di
dalamnya tidak hanya ada pilihan untuk mengunggah pada jejaringan sosial atau
tidak, tetapi juga untuk memasukkan judul foto, dan menambahkan lokasi foto
tersebut. Sebelum mengunggah sebuah foto, para pengguna dapat memasukkan judul
untuk menamai foto tersebut sesuai dengan apa yang ada dipikiran para pengguna.
Judul-judul tersebut, para pengguna dapat menyinggung pengguna Instagram
lainnya dengan mencantumkan akun dari orang tersebut. Para pengguna juga dapat
memberikan label pada judul foto tersebut, sebagai tanda untuk mengelompokkan
foto tersebut di dalam sebuah kategori.
Arroba
Seperti
Twitter dan juga Facebook, Instagram juga
memiliki fitur yang dimana para penggunanya dapat menyinggung pengguna lain
yang juga, dengan manambahkan tanda arroba (@) dan memasukkan akun Instagram
dari pengguna tersebut. Para pengguna tidak hanya dapat menyinggung pengguna
lainnya di dalam judul foto, melainkan juga pada bagian komentar foto. Para
pengguna dapat menyinggung pengguna lainnya dengan memasukkan akun Instagram
dari pengguna tersebut. Pada dasarnya dalam menyinggung pengguna yang lainnya,
yang dimaksudkan adalah untuk berkomunikasi dengan pengguna yang telah
disinggung tersebut.
Label Foto
Sebuah
label di dalam Instagram
adalah sebuah kode yang memudahkan para pengguna untuk mencari foto tersebut
dengan menggunakan “kata kunci”. Dengan demikian bila para pengguna memberikan
label pada sebuah foto, maka foto tersebut dapat lebih mudah untuk ditemukan.
Label itu sendiri dapat digunakan di dalam segala bentuk komunikasi yang
bersangkutan dengan foto itu sendiri. Para pengguna dapat memasukkan namanya
sendiri, tempat dimana mengambil foto tersebut, untuk memberitakan sebuah
acara, untuk menandakan bahwa foto tersebut mengikuti sebuah lomba, atau untuk
menandakan bahwa foto tersebut dihasilkan oleh anggota komunitas instagram.
Foto yang telah diunggah, dapat dimasukkan label yang sesuai dengan informasi
yang bersangkutan dengan foto. Pada saat ini label adalah cara yang terbaik
jika kita hendak mempromosikan foto di dalam instagram.
- Perlombaan
Sebagai
sebuah medium untuk mengundah foto, salah satu kegunaan dari Instagram sendiri
adalah untuk menjadi tempat ajang lomba fotografi. Di dalam perlombaan
ini, para penyelenggara lomba menggunakan tanda label untuk menandakan bahwa
foto yang telah diunggah tersebut telah mengikuti lomba tersebut. Sebuah
perlombaan foto melalui Instagram adalah salah satu cara untuk membuat sebuah
produk lebih dikenal oleh masyarakat luas. Penyelenggara juga memberikan jangka
waktu tertentu agar makin banyak pengguna dari instagram yang mengikuti
perlombaan tersebut. Pada umumnya perlombaan yang diadakan melalui instagram
ini, tidak hanya memberikan hadiah, melainkan juga dengan menjadi pemenang maka
akan lebih dikenal lagi di dalam dunia Instagram oleh para pengguna lainnya.
Hal ini memungkinkan pengikut dari pengguna Instagram tersebut akan bertambah
banyak.
- Publikasi Kegiatan Sosial
Sebagaimana
kegunaan sosial media lainnya, Instagram menjadi sebuah medium untuk
memberitakukan mengenai sebuah kegiatan sosial, dari berbagai segi manca negara
ataupun lokal. Cara yang digunakan untuk mengikuti hal ini adalah dengan
menggunakan label instagram. Dengan menggunakan label yang membahas mengenai
kegiatan sosial, maka makin banyak masyarakat yang mengikuti hal tersebut.
Dengan demikian instagram menjadi salah satu alat promosi yang baik dalam
menyampaikan sebuah kegiatan itu. Contohnya seperti pada label #thisisJapan
projek dimana dia menggunakan label di dalam instagram untuk menarik perhatian
para masyarakat international untuk membantu bencana alam yang terjadi di
Jepang pada awal tahun lalu.
- Publikasi Organisasi
Di
dalam Instagram juga banyak organisasi-organisasi yang mempublikasikan produk
mereka. Contohnya saja seperti Starbucks, Red Bull, Burberry, ataupun Levi’s. Banyak dari
produk-produk tersebut yang sudah menggunakan media sosial untuk memperkenalkan
produk-produk terbarunya kepada masyarakat, hal ini dikarenakan agar mereka
tidak harus mengeluarkan biaya sepersenpun untuk melakukan promosi tersebut.
Tidak hanya itu saja, tetapi melalui instagram para produk tersebut dapat
berinteraksi secara langsung dengan para kustomer mereka. Hal ini juga
dimanfaatkan oleh para produk-produk tersebut, untuk mendapatkan konsumer lebih
banyak lagi, terlebih lagi bila mereka ingin mendekati kustomer yang belum
pernah menggunakan produk mereka. Lebih banyak lagI organisasi yang menggunakan
instagram sebagai sebuah media informasi kepada masyarakat luas.
Geotagging
Setelah
memasukkan judul foto tersebut, bagian selanjutnya adalah bagian Geotag. Bagian
ini akan muncul ketika para pengguna iDevice mengaktifkan GPS mereka di dalam iDevice mereka tersebut. Dengan demikian
iDevice tersebut dapat mendeteksi lokasi dimana para pengguna Instagram
tersebut berada. Geotagging sendiri adalah identifikasi metadata geografis dalam sebuah media
situs ataupun foto. Dengan geotagging para penguna dapat terdeteksi dimana
mereka telah mengambil foto tersebut atau dimana foto tersebut telah diunggah.
Jejaringan Sosial
Dalam
membagi foto tersebut, para pengguna juga tidak hanya dapat membaginya di dalam
Instagram saja, melainkan foto tersebut dapat dibagi juga melalui jejaring sosial lainnya seperti Facebook, Twitter, Foursquare, Tumblr, Flickr, dan juga posterous, yang tersedia di halaman untuk membagi
foto tersebut.
Tanda Suka
Instagram
juga memiliki sebuah fitur tanda suka yang dimana fungsinya sama seperti apa
yang ada di dalam Facebook, yaitu sebagai
penanda bahwa pengguna yang lain menyukai foto yang telah diundah oleh pengguna
yang lain. Berdasarkan dengan durasi waktu dan jumlah suka pada sebuah foto di
dalam Instagram, hal itulah yang menjadi faktor khusus yang mempengaruhi apakah
foto tersebut popular atau tidak. Namun dalam hal ini tentu saja, jumlah
pengikut juga menjadi salah satu unsur yang penting. Bila sebuah foto tersebut
menjadi popular, maka secara langsung foto tersebut akan masuk ke dalam halaman
popular tersendiri.
Popular
Bilamana
sebuah foto masuk ke dalam halaman popular, yang dimana tempat tersebut menjadi
sebuah kumpulan dari foto-foto popular dari seluruh dunia pada saat itu. Secara
tidak langsung foto tersebut akan menjadi suatu hal yang dikenal oleh masyarakat
mancanegara, sehingga jumlah pengikut pun juga dapat bertambah lebih banyak
juga. Foto-foto yang berada di halaman popular tersebut pun tidak akan
seterusnya berada di halaman tersebut, melainkan dengan berjalannya waktu akan
ada foto-foto popular baru lagi yang masuk ke dalam daftar halaman tersebut.
Peraturan di dalam Instagram
Sebagai
tempat untuk mengundah foto-foto dari masyarakat umum, ada beberapa peraturan
tersendiri dari Instagram, agar para pengguna tidak mengundah foto-foto yang
tidak sesuai dengan peraturan. Peraturan yang paling penting di dalam Instagram
adalah dimana mereka sangat melarang keras untuk foto-foto yang berbau pornografi, dan juga mengundah
foto pengguna lain tanpa meminta ijin terlebih dahulu. Bila ada salah satu foto
dari akun yang terlihat sama oleh pengguna lainnya, makan pengguna tersebuk
memiliki hak untuk menandai foto tersebut dengan bendera atau melaporkannya
langsung kepada Instagram.
Menandai Foto Dengan Bendera
Menandai
foto dengan sebuah bendera berfungsi bila pengguna merusak kerja sama dalam
pengaduan penggunaan Instagram. Hal ini termasuk bila sebuah foto mengandung
unsur pornografi, ancaman, foto
curian atau peniruan. Dalam menandai sebuah foto dengan bendera (flagging)
informasi mengenai pihak yang telah menandainya akan tetap dijaga
kerahasiaannya. Para pengguna lainnya juga dapat melaporkan foto terlebih
dahulu bila menemukan sebuah foto dengan pelanggaran-pelanggaran yang sama.
Komunitas Instagram
Instagram
sendiri berkembang dari aplikasi iPhone untuk berbagi
foto, hingga sekarang menjadi sebuah perusahaan sosial internet yang berkembang.
Secara statistik setelah 10 bulan setelah dikeluarkan, instagram menarik
perhatian 7 juta pengguna baru yang telah mengundah 150 juta foto di dalam
instagram. Sedangkan instagram sendiri hanya memiliki 5 staff yang bekerja di
dalamnya. Sampai pada saat ini belum ada spam di antara para pengguna, dan aktifitas dari para pengguna
pun lebih sering untuk menyukai sebuah foto dan memberi komentar terhadap foto
tersebut. Dari para pengguna yang secara berkelanjutan untuk berkomunikasi
antara satu dengan yang lainnya, hubungan para pengguna pun menjadi lebih erat
lagi, terlebih bila mereka tahu bahwa mereka berada di satu lokasi yang sama.
Hal inilah yang pada awalnya menjadi permulaan dari komunitas-komunitas
Instagram atau lebih sering dikenal dengan sebutan "iGers". Dengan
adanya komunitas tersebut semangat
mendapatkan sebuah tanggapan dari pengguna lainnya menjadi hal yang penting
ketika mengunggah foto. Tidak hanya itu saja pengguna didorong untuk mengambil
foto lebih banyak lagi dan memungkinkan para pengguna untuk berpikir bahwa
hasil foto mereka lebih artistik daripada sebelumnya. Sampai pada saat ini ada
lebih dari 141 komunitas instagramers di dunia. Komunitas tersebut tidak hanya
dikategorikan dari negara-negara saja, melainkan kota-kota besar di sebuah
negara. Indonesia pun juga menjadi salah satu negara yang termasuk di dalam
Instagramers.
Instagram di Masa Depan
Dengan
makin berjalannya waktu, Instagram pun terus berkembang. Pada awal mulanya yang
hanya beberapa pengguna saja, sekarang sudah melebihi 8 juta pengguna dari
seluruh dunia. Tidak hanya itu saja untuk menyeimbangi makin bertambahnya para
pengguna Instagram, versi Instagram pun terus meningkat. Pada tanggal 20
September 2011, Instagram telah mengeluarkan versi terbarunya yaitu 2.0 dengan
beberapa fitur-fitur yang ditambahkan dan juga diperbaiki. Berkembangnya
Instagram sendiri, maka makin banyak juga masyarakat yang ingin menggunakannya
juga. Seperti apa yang tertulis dalam buku Roger F. Fidler mengenai mediamorphosis,
bahwa perkembangan media itu terjadi melalui tahapan waktu tertentu dan
beriringan dengan perkembangan teknologi yang ada. Namun tidak semua orang awam
dapat memiliki iDevice untuk menggunakan Instagram. Orang awam yang ingin
menggunakan Instagram, namun tidak memiliki iDevice lebih banyak menggunakan Android. Ada pula aplikasi
yang menyerupai Instagram di dalam Android, Instaroid, yang
dimana di dalam penggunaannya masih bisa untuk menyukai dan juga mengomentari
sebuah foto, namun pada aplikasi ini para pengguna tidak dapat menggunakan
kamera melalui Instagram. Kevin Systrom sebagai CEO dari Instagram, juga belum
memastikan apakah Android dapat menggunakan
Instagram atau tidak. “Ini sangat penting bagi kami, namun kami hanya 6 orang.
Android menjadi prioritas utama kami. Namun yang pertama harus kami lakukan
adalah membangun tim dan menentukan orang terbaik di dunia untuk bekerja dalam
proyek ini,” ungkap Systrom.
- Terima Kasih sudah Membaca
- Semoga Bermanfaat
- FOLLOW Twitter : @RzkySetiawan
- Instagram : RizkySetiawan26
