- Back to Home »
- Negara Anti Rokok!
Posted by : Unknown
Kamis, 14 Maret 2013
![]() |
Merokok menjadi tren bagi kaum pria baik tua ataupun muda, bahkan anak-anak yang sudah mengenal rokok juga mengikuti tren yang merusak keshatan ini. Menghilangkan kebiasan merokok bagi perokok sangat sulit sekali Sejumlah lembaga dan organisasi yang peduli terhadap pengendalian rokok mendapat penghargaan dalam konferensi pengendalian tembakau di Singapura. Penghargaan tersebut disampaikan sendiri oleh Walikota New York City, Michael Bloomberg.
Ada 5 kategori penghargaan yang diberikan, masing-masing mewakili program-program pengendalian rokok yang direkomendasikan World Health Organization (WHO) yang sebenarnya ada 6 poin.
Keenam program yang disingkat MPOWER itu adalah Monitoring (mengawasi) epidemi dan kebijakan pencegahan, Protecting (melindungi) masyarakat dari asap rokok, Offering (menyediakan) bantuan bagi yang ingin berhenti merokok, Enforcing (menegakkan) larangan iklan dan sponsor rokok, serta Raising (meningkatkan) pajak rokok.
Berikut ini para pejuang antirokok itu.
1. Health Justice, Filipina
Health Justice merupakan sebuah lembaga independen yang secara rutin melakukan pemantauan (monitoring) dan memberikan informasi tentang industri rokok kepada pemerintah Filipina, untuk mencegah adanya intervensi terhadap pengambilan kebijakan oleh pemerintah.
2. Turkish National Coalition on Tobacco or Health, Turki
Dalam Bahasa Turki, nama koalisi atau gabungan dari sejumlah organisasi ini disingkat menjadi SSUK.
Terdiri dari 40 organisasi yang peduli terhadap pengendalian tembakau dan secara aktif melibatkan diri dalam melindungi (protecting) dan mengawasi pelaksanaan kebijakan-kebijakan antirokok.
3. Kementerian Kesehatan Uruguay
Keberanian pemerintah Uruguay dalam memasang peringatan (warning) bergambar dalam kemasan rokok patut diacungi jempol.
Ukuran gambarnya mencapai 80 persen dari kemasan rokok dan dipasang di kedua sisi, depan dan belakang.
4. Corporate Accountability International (CAI) dan Fundation pada la Education y el Desarrollo Social (FES), Kolombia
Kedua organisasi yang ada di Kolombia ini diberi penghargaan karena sangat gigih menegakkan (enforcing) aturan terbaru di negaranya yang melarang adanya sponsor dan iklan rokok.
Secara rutin melakukan pelatihan, pengawasan dan selalu melaporkan jika terjadi pelanggaran.
5. Kementerian Keuangan Mesir
Dibanding negara lain, Mesir paling gigih memperjuangkan pungutan pajak rokok (raising taxes). Shisha dikenai pajak 100 persen dan rokok biasa mencapai 70 persen, sehingga orang miskin yang tidak punya uang akan lebih terlindungi dari bahaya asap rokok.
Selain itu, pajak yang tinggi berhasil menambah pemasukan negara sebanyak US$ 2,2 miliar/tahun.
Bagaimana dengan Indonesia negeri tercinta ini?hehe
Terima kasih sudah membaca semoga bermanfaat ya!!
jgn lupa klik Burungnya haha,See U next time :---)
